Lembaga Riset & Pengembangan Kurikulum Quranic STEM
Ilmu yang Berakar pada Iman.
Quranic STEM Institute mengembangkan framework kurikulum yang menjadikan iman sebagai fondasi berpikir ilmiah dan terstruktur, tervalidasi, dan berjenjang dari TK/RA hingga SMA/MA.
QURANIC STEM FRAMEWORK
Mengapa Quranic STEM?
1
Al-Quran sebagai Titik Berangkat
Setiap unit kurikulum QSI dimulai dari makna Al-Quran dan nilai Islam, bukan dari materi sains yang kemudian dicarikan rujukannya. Urutan ini adalah prinsip, bukan preferensi.
2
Metode Validasi Melalui Tiga Jalur
Tidak ada satu pun materi yang masuk ke ruang kelas sebelum lulus validasi syari, akademik, dan pedagogis secara bersamaan. Standar ini berlaku tanpa pengecualian.
3
Progresi Berjenjang TK hingga SMA
Satu framework yang konsisten, kedalaman yang bertumbuh. Dari rasa takjub anak TK hingga kemampuan analisis kritis siswa SMA — Quranic STEM hadir di setiap tahap perkembangan.
4
Metode yang Dijaga Sebagai Amanah
Framework QSI hanya dapat diimplementasikan oleh guru yang telah menyelesaikan Teacher Academy Level 1, sebagai amanah yang kami jaga bersama.
WHAT WE DO?
Membangun Kembali Apa yang Pernah Menyatukan Iman dan Ilmu
Untuk Sekolah & Yayasan
Mitra Kurikulum + Teacher Academy
Integrasikan framework Quranic STEM ke dalam program sekolah Anda. Mulai dari kurikulum berjenjang TK hingga SMA, Teacher Academy untuk guru, hingga pendampingan implementasi yang menjaga standar metodologis QSI.
Scholar Pathway
Explorer · Innovator · Researcher
Program ekskul Quranic STEM berjenjang untuk anak usia SD hingga SMA, di mana setiap sesi ilmiah juga menjadi perjalanan mendekat kepada Allah melalui tanda-tanda ciptaan-Nya. Kelas aktif di Malang untuk level Explorer (SD/MI).
Riset & Publikasi
QSI mempublikasikan hasil riset dan pengembangan kurikulum Quranic STEM sebagai kontribusi terhadap wacana integrasi Islam dan sains dalam pendidikan Indonesia — untuk akademisi, peneliti, dan mitra kelembagaan.
METODE INTEGRASI EMPAT LAPIS
Integrasi yang Dimulai dari Makna, Bukan dari Klaim
Seluruh kurikulum QSI dibangun di atas Metode Integrasi
Empat Lapis, kerangka yang memastikan integrasi Islam
dan sains dilakukan secara jujur, terstruktur, dan tidak
melanggar batas masing-masing disiplin.
- Lapis 1 — Landasan Islam: makna ayat dan nilai sebagai titik berangkat
- Lapis 2 — Nilai Pendidikan: karakter dan adab yang ingin dibangun
- Lapis 3 — Relevansi Sains: koneksi yang jujur, bukan dipaksakan
- Lapis 4 — Implementasi Pembelajaran: anak mengalami dan menghayati
PERJALANAN KAMI
Dimulai dari Riset, Dibuktikan di Kelas
2024 — Riset Dimulai
Pengembangan framework Quranic STEM dimulai dari riset mendalam atas integrasi Islam dan sains.
2024–2025 — Laboratorium Pertama
KB-RA IT Impianku Malang menjadi lab implementasi pertama, dan tumbuh menjadi TK unggulan STEM anak usia dini.
2026 — QSI Berdiri
Framework disahkan, 35+ unit kurikulum tervalidasi, dan kemitraan sekolah resmi dibuka.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Belum menemukan jawaban? Hubungi kami langsung —
kami siap membantu
Quranic STEM adalah framework yang menjadikan Al-Quran dan nilai Islam sebagai fondasi, bukan tambahan dalam pembelajaran sains. Kami tidak memulai dari sains lalu mencari ayat yang cocok; kami memulai dari makna, lalu membangun relevansi sains di atasnya.
Tidak. QSI secara tegas menolak pendekatan itu. Al-Quran adalah kitab hidayah, bukan buku sains. Kami menjaga maknanya agar tidak diputar-balik untuk kepentingan pembuktian ilmiah.
Proses dimulai dengan orientasi kepala sekolah, dilanjutkan pelatihan
guru melalui Teacher Academy Level 1. Tidak ada implementasi sebelum guru terlatih, ini standar mutu yang kami jaga. Hubungi kami untuk memulai.
Ya. Kurikulum QSI dipetakan terhadap Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka dan P5/P5RA. Framework QSI tetap menjadi otoritas utama, standar nasional digunakan sebagai referensi penyelarasan.
Siap Membawa Quranic STEM ke Sekolah Anda?
Bergabunglah dengan lembaga yang membangun kurikulum STEM Islam dengan standar yang dapat dipertanggungjawabkan secara syari, akademik, dan pedagogis.